Fobia wajah bertopeng - My Phobia in Jakarta
FOBIA WAJAH BERTOPENG
Perkenalakan
nama saya Tina Nurhasanah, biasa dipanggil Tina oleh teman-teman dan
keluargaku. Aku sekarang sudah dewasa tidak seperti dulu yang masih anak-anak.
Kutuliskan pengalaman yang membuatku selalu ingat akan hal itu. Pengalaman yang
terjadi saat waktu aku kecil, sekitar usia tiga atau empat tahunan.
Saat
itu, aku tinggal di Jakarta ikut Ayah
dan Ibu. Ayahku disana bekerja sebagai buruh jahit dan ibuku menemaninya,
sedangkan aku hanya asyik main ditemani isteri teman Ayahku.
Saya
disana merasa nyaman, kota yang begitu besar, bersih dan masih sangat sepi,
tidak seperti sekarang Jakarta sudah sangat ramai dikunjungi oleh berbagai
macam orang dan tidak lagi bersih seperti halnya dulu.
Saya
tidak ingat waktu itu hari apa? Jam berapa? Maupun bulan dan tahun berapa? Saya
akan menuliskan sesuai apa yang saya ingat kala itu. Tepatnya pada pagi hari,
saya sedang asyik main sendiri bersama mainanku berupa mobil-mobilan mini
berwarna putih. Seketika itu, saya kaget karena saat menoleh ke sebelah kiriku
ada manusia bertopeng yang sangat besar. Topeng itu dinamakan Ondel-ondel oleh orang
Jakarta.
Sayapun
langsung lari masuk kedalam rumah tetangga saya dan bersembunyi dibawah meja
sambil menangis. Entah kenapa dipikiranku saat itu, saya harus segera
menghubungi Ayahku. Dan akupun langsung mengambil telepon, akan tetapi saya
tidak tahu nomor tujuan saya.
Seketika
itu, saya menangis sangat kencang karena ketakutan wajah bertopeng itu akan
menculik saya. Beberapa waktu kemudian, tetangga saya yang punya rumah datang
dan menenangkan saya agar tidak menangis lagi.
Setelah
saya berhenti menangis, tetangga sayapun langsung memberitahu kepada saya,
bahwa orang yang bertopeng tadi ialah Orang yang sedang mengamen menggunakan
pakaian Khas Ondel-ondel. Setelah saya mendengarkan penjelasan tersebut,
sayapun langsung mengerti dan kembali ceria. Saya langsung pamit pulang dan
sampai sekarang saya masih takut kalau melihat orang yang memakai topeng. Itu
saja pengalaman yang dapat saya ceritakan kepada pembaca.
Komentar
Posting Komentar